SURAT UNTUK PRESIDEN


Seorang pemuda dari daerah terpencil di suatu daerah yang masih jauh dari kata layak apalagi nyaman karena kurangnya pembangunan pemerintah di desanya .dia adalah seorang pemuda yang sangat pintar dan berjiwa nasionalisme yang sangat tinggi.
Tingginya jiwa nasionalismenya dia sedih karena kondisi indonesia selama 70 tahun setelah merdeka masih tidak ada kemajuan baik dalam semua bidang.
Suatu hari dia berangan-angan untuk mengeluarkan pendapat dengan berbicara langsung kepada presiden ri,dengan pendapatnya yang ingin memajukan indonesia dalam semua bidang terutama perekonomian dan dia juga ingin meminta hak dari pemerintah untuk desa kecilnya yang kurang dari kata layak dan nyaman.
Dengan penuh semangat Keesokannnya pun dia berkelana ke ibu kota indonesia (jakarta) dengan berjalan kaki ,karena tidak adanya trasportasi di daerahnya.dengan kakinya dia melangkah ke jakarta untuk bertemu dengan sang presiden ri untuk mennyampaikan  pendapatnya.
Lima hari kemudian......
Sampailah dia di jakarta terkaget-kaget karena jakarta yang sangat padat oleh manusia yang menggantungkan nasibnya di ibu kota indonesia itu.setiap jalan dia susuri tidak ada kata lelah untuk mencari istana negara,di sepanjang jalan dia bertanya kepada orang dimana itu istana negara.
Setah jauh dia susuri setiap jalan di ibu kota akhirnya dia tiba di istana negara,dengan rasa bangga dan haru dia langsung berteriak memanggil presiden dari pintu gerbang istana negara.panggilannya tidak di jawab dengan presiden.dengan jiwa nasionalismenya dia terus memanggil presiden terus-menerus hingga pemuda itu di usir oleh penjaga istana yang berada di pintu gerbang.dan saat itu dia mendapat penyesalan karena presiden tidak menanggapinya .tapi dia tidak putus asa dan dia kembali lagi ke istana.
Siang malam dia selalu berteriak dengan memanggil presiden di depan gerbang tapi dia mendapat hasil yang sama dengan hari sebelumnya.
Karena panggilannya tidak di tanggapi oleh presiden akhirnya dia memilih untuk membuat surat ubtuk presiden yang berbunyi..
Assalamu’alaikum wr.wb
Pak presiden saya joni anak kepulauan timur,saya membuat surat ini bukan lain hanya ingin mengeluarkan pendapat saya dan ingin meminta hak-hak orang timur.
Setelah lamanya negara kita ini merdeka tapi kita belum juga merasakan apa itu kemerdekaan,dengan ini saya joni si anak timur mengusulkan para pemerintah khususnya bapak Untuk memberhentikan para pekerja dari luar negeri dan memakai jasa pekerja dalam negeri agar tingkat pengangguran menurun dan juga kemiskinan menurun.mengurangi import barang dai luar dan menggungakan hasil dari dalam negeri baik pangan,sandang,maupun kendaraan.karena hasil buatan dalam negeri kita tidak kalah dengan buatan dari luar.
Dan saya juga mau meminta hak-hak orang timur segera di laksanakan yaitu antara lain
1.      Listrik
2.      Air bersih
3.      Trasportasi umum
4.      Perbaikan jalan
5.      Dan fasilitas umum lainnya....
Terima kasih bapak sudah mau baca surat ini,semoga surat ini bisa membuat bapak agar lebih semangat lagi dalam membangun negara indonesia ini.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Sehari setelah surat itu dikirim,surat itu diterima oleh presiden dan langsung dibaca olehnya,setalah terbaca presidenpun langsung bergegas ke daerahnya untuk melihat keadaan desanya langsung.

Tiga hari kemudian.....
Presiden dengan sebagian staffnya dan menteri pembangunan pergi ke pulau timur,sesampainya disana mereka sangat sedih karena masih ada  daerah yang sangat tertinggal jauh dengan daerah lainnya.setalah itu presiden menemui pemuda yang mengirim surat kepadanya,dan dia berbicara kepadanya akan membari hak-hak orang timur yang selama ini di inginkan.
Dengan terharunya pemuda itu menangis dan berterimakasih kepada presiden.

TAMAT


Comments